Categories
Bahasa & Sastra

Angin Musim Mahbub Djunaidi

Diri pribadiku ini tak lebih tak kurang seekor kucing kebanyakan, berumur menurut taksiran 19 bulan. Buluku kuning bagaisebonggol jagung muda. Bahkan misaiku pun berwarna kuning, suatu kejadian yang kurang begitu lazim, karena hal itu sudah termasuk urusan kekuasaan Tuhan.

Seekor kucing mengalami perubahan nasib, dari hewan peliharaan seorang wedana yang kemudian luntang-lantung dari satu pasar ke pasar lainnya demi mencari makanan dan belas kasihan manusia, sampai akhrnya ia berada di balik sel tahanan.

Inilah kisah sejumlah hewan yang berada dalam sebuah penjara manusia. Mereka di sana tidak untuk menjalani hukuman. Mereka ikut berbaur dengan para tahanan yang datang dari berbagai kalangan dan berbagai alasan dijebloskan hingga entah sampai kapan. Hewan-hewan itu antara lain beberapa kucing kampung, ada pula tikus, ayam, dan rusa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *