Diburu di Pulau Buru

BURU, sebuah pulau yang menyimpan kisah keterasingan dan ketertindasan. Pulau tempat orang-orang (yang dituduh) PCI diisolasi sekaligus diperbudak oleh rezim Orde Baru akibat peristiwa gerakan 1 Oktober 1965. Mereka dibuang tanpa proses hukum. Hersri Setiawan, mantan aktivis Lekra, selama 10 tahun menjadi bagian dari ribuan orang yang di-buru-kan. Lewat buku ini, ia berkisah bahwa Buru tidak saja menyimpan isak tangis, tetapi juga hilangnya identitas sebagai manusia merdeka.

Sebagai memoar eks-tapol, ia ingin berbagi pengalaman sembari berharap bahwa pengalaman pahit para eks-tapol tersebut juga dicatat dalam narasi sejarah Indonesia lain agar seluruh tragedi kemanusiaan setelah Peristiwa 1965 tidak berulang kembali. Hanya dengan berhenti meratapi masa lalu, kita dapat menjadikan masa lalu sebagai guru.