Ecce Homo; Lihatlah Dia

Akulah yang pertama menemukan kebenaranAkulah yang pertama merasakan dengan indera – mencium – dusta sebagai dustaTelah kupilih untuk diriku sendiri kata imoralisSebagai marka pembeda dan lencana kehormatanAku bangga memiliki kata ini yang mempersiapkan aku melawan segenap kemanusiaan – (Friedrich Nietzsche, Mengapa Aku Adalah Takdir)