Jiwa-jiwa Pemberontak

Atas dasar ambisi dan keangkuhan, manusia telah mengubah ajaran suci Tuhan melalui para nabi menjadi belenggu bagi umat beragama. Sejarah umat manusia telah sering menjadi saksi begaimana ambisi duniawi para pengusaha politik, ekonomi maupun agama seringkali bahu membahu membodohi manusia agar dapat dikuasai oleh ambisi-ambisi mereka.

Namun dalam setiap zaman, ketika jiwa, kesadaran dan kebebasan dibelenggu, selalu akan muncul jiwa-jiwa pembrontak : jiwa-jiwa merdeka yang tidak pernah mau tunduk kepada tirani-atas nama apapun dan diperbudak. Mereka selalu mengikuti kata hati yang jujur.

Jiwa-jiwa pembrontak adalah sebuah kisah jeritan nurani terdalam seorang anak manusia tentang perjuangan membebaskan belenggu jiwa. Ditulis oleh sang pujangga besar,Kahlil Gibran, ia akan memberi pencerahan pada kita tentang hakikat agama dan kekuasaan, cinta dan kehidupan.