Malam Sepasang Lampion

Malam Sepasang Lampion

Malam Sepasang Lampion Sehimpun Cerita

Apakah manusia perlu membunuh manusia untuk menjadi manusia? Apakah kekerasan harus dibela mati-matian agar bisa menjadi alat untuk memperkokoh kekuasaan? Apakah tak ada lagi cinta sehingga apa pun harus diungkapkan dengan aneka kebencian?

Kisah-kisah Triyanto Triwikromo menjawab pertanyaan-pertanyaan semacam itu dengan liris. Pengarang melawan kekerasan dan penindasan dengan teks-teks yang nyaris bisa dilagukan.

Cerita-cerita yang terhimpun dalam Malam Sepasang Lampion ini merupakan kisah-kisah yang mengungkapkan kekerasan sosial dengan tetap peduli pada inovasi penceritaan.

Termasuk kisah “Bukit Cahaya” dan “Ayoveva” yang berkisah tentang perlawanan terhadap sikap keberagaman yang keras dan radikal yang ditulis dengan liris dan lembut.

 

Close Menu