Perempuan yang Memesan Takdir

Perempuan yang Memesan Takdir

“Kenangan adalah bualan fiksi menurutnya. Seperti cerita-cerita pendek dalam sebuah mimpi, hanya alur yang tercipta karena sebuah ilusi. Dimensi yang tidak nyata. Di belahan mana lagi dia harus pergi? Berlari dari sebuah hal yang tidak bermateri; kenangan.”

Album prosa ini menyingkap sisi lain perempuan yang tengah menjalani takdirnya masing-masing. Para tokoh di dalamnya mempunyai sudut pandang dalam memaknai cinta, kenangan, keluarga, budaya, pernikahan, bahkan hubungan manusia dengan Tuhan. Keenam belas kisah dalam album prosa ini tercipta dari permenungan sunyi-liris, liar, dan acak, sebagai monolog sekaligus dialog untuk menyelami hakikat kehidupan.

Close Menu