PETANI, PRIAYI, DAN MITOS POLITIK (Kumpulan Esai Sejarah)

Buku ini merupakan buku yang sebelumnya berjudul Radikalisasi Petani (Bentang Budaya, 1994), namun kini -yang dulu jadi saudaranya Bentang Budaya- Mata Bangsa mengubahnya dengan judul Petani, Priayi dan Mitos Politik.”
——-
Buku ini berisi dari beberapa esai (peristiwa) dibidang pertanian dan permasalahan-permasalahannya (contoh kasus dari berbagai daerah atau wilayah) dan juga beberapa folklore atau cerita- cerita rakyat yang dituliskan khusunya cerita rakyat dan mitos historiografi. Antara lain :
1. Masyarakat Desa dan Radikalisasi Petani
2. Madura Dijual: Mengatasi Keterbelakangan Ekonomi Sebuah Kota Sekunder
3. Reformasi Administrasi Belanda dan Akibatnya bagi Kaum Ningrat Madura, 1850-1900
4. Memahami Madura: Sebuah Pendekatan Sosial-Historis Ekologi Kependudukan
5. Sumur Ajaib: Dominasi dan Budaya Tandingan di Surakarta Awal Abad XX
6. Kekuasaan dan Budaya: Perkumpulan Abipraya di Surakarta pada Awal Abad XX
7. Mitos Politik dalam Historiografi Tradisional: Kasus Kaliwungu dan Serat Cebolek
8. Diplomasi Amerika dan Revolusi Indonesia 1945-1949, Citra yang Tercabik.

Sejarah sering menyadarkan kita, perubahan dahsyat dalam masyarakat yang membingungkan atau membuat kita kehilangan arah ternyata memiliki akar kontiniunitas jauh di masa lampau. Dalam buku ini Kuntowijoyo menganalisa perjalanan para pelaku sejarah disekeliling kita. Mulai dari petani, para priyayi, politisi, ulama dan rakyat kecil, yang semua berjuang mempertahankan martabat atau berjuang untuk memaknakan kehadirannya.