Zizek, Subjek, dan Sastra

Zizek, Subjek, dan Sastra
Apa yang menjadi inti dari celoteh Zizek? Mungkin kita akan terkejut dengan maksud pertanyaan ini karena Zizek memang selalu mencampur-adukkan berbagai macam hal yang saling mengikat, yang cenderung frontal, radikal, satir dan bahkan ndagel. Akan tetapi, justru sisi humor inilah yang menjadikan gagasan, ide, serta proposisi-proposisi Zizek menjadi terlalu berharga untuk diabaikan begitu saja dalam diskursus filsafat saat ini, di tengah menjamurnya pemikiran-pemikiran kiri.
ㅤㅤ
Dari sini, Anda akan disuguhkan berbagai macam lelucon-lelucon mesum, cabul, dan bahkan ngawur, namun ideologis. Zizek menjelaskan hal ini secara analogis dan faktual, sehingga teori kebudayaan menjadi lebih hidup. Anda juga akan diperkenalkan dengan istilah kesadaran naif, sinis, dan sebagainya. Buku ini sangat korelatif, signifikan dan bermanfaat untuk pembelajaran teori kebudayaan (terutama masalah psiko-sosial dan sastra kontemporer). Selanjutnya, nikmatilah dengan membaca buku ini.
ㅤㅤ
Saya sangat merekomendasikan buku ini dapat dibaca oleh kalangan yang luas karena teori yang ditawarkan oleh Zizek ini, dan diimplementasikan dengan cermat oleh Rahmat Setiawan, sangat menjanjikan, bagaimana berbagai persoalan sosial budaya dibongkar dengan cara yang menggairahkan dan sekaligus sinis. -Dr. Aprinus Salam (Dosen Pascasarjana FIB UGM)

 

Close Menu