BELENGGU PASCA KOLONIAL ; Hegemoni dan Resistensi dalam Sastra Indonesia

Dalam batas tertentu penjajahan Belanda di Indonesia memperlihatkan kekuatan pengaruh yang sama dengan penjajahan bangsa-bangsa Eropa lainnya di seluruh dunia.

Penjajahan itu tidak hanya merupakan dominasi politik dari bangsa-bangsa penjajah terhadap bangsa-bangsa terjajah, melainkan suatu hegemoni yang bersifat kultural. Kuatnya pengaruh sebuah kekuatan diskusif yang oleh Said dinamakan “orientalisme” terhadap pandangan, sikap, dan perilaku masyarakat terjajah tampak pula dalam kasus penjajahan Belanda di Indonesia.

Karena penjajahan itu berlangsung sucara hegemonik, pengaruh kekuatan diskursif penjajah Belanda itu sebagaimana halnya pengaruh orientalisme, terus berlangsung bahkan hingga masa bangsa Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.