Coret yang Tidak Perlu (Seri Puisi Jerman v)

Kelebihan Istriku

Kelebihan istriku kelewat banyak
untuk selembar kertas A 4
Ia adalah makhluk multisel dengan rambut gemerisik,
yang malam hari, bila ia tidur, berbiak dengan anggun.
Tiap helai rambutnya kugemari. Ia dikaruniai
bagian-bagian empuk. Bila cuping hidungnya
sedikit bergetar, aku tahu: ia sedang berpikir.
Betapa sering ia berpikir, dan betapa tak semena-mena ia hidup!
Aku tahu, ia pandai meleletkan lidah,
pandai main kaki. Bila tertawa atau marah,
pada mulutnya tampak kerutan baru
yang kusukai. Ia tak seluruhnya putih,
ia memiliki beberapa warna. Tarikan nafasnya
pun banyak jumlahnya, belum lagi
aneka jiwa di dadanya.
Aku heran, bahwa di sini,
tempat kebetulan aku berada, kerap ia ada.