Categories
Bahasa & Sastra

Destroy, She Said (Hancurkan, Katanya)

“Saya merasa perlu untuk menciptakan sesuatu yang lebih hemat waktu, dapat dinikmati dalam waktu singkat, memberi peran lebih penting pada pembaca.”
– Marguerite Duras

Destroy, She Said adalah novel Marguirete Duras yang merupakan titik balik karirnya dalam dunia sastra. Destroy, She Said adalah tentang absurditas. Sudah menjadi ciri khas Duras untuk menggambarkan intrik karyanya melalui penyamaran plot tertentu. Dia sendiri yang mengatakan bahwa ia ingin karyanya ini mampu dinikmati sebanyak sepuluh kali dengan sepuluh sudut pandang yang berbeda. Gaya penulisan Duras dalam menarasikan dialog yang menyerupai skenario teatrikal memperkuat gagasan bahwa interpretasi makna pada novel ini membutuhkan daya imajinasi pembaca. Misalnya dalam pengilustrasian latar tempat dan suasana pada awal babak, seperti “Matahari bersinar. Hari ketujuh”, “Pukul sembilan, petang, menjelang malam di hotel. Juga di hutan”.
– Resensi oleh FAdel Muhammad, lengkapnya di http://fia•ub•ac•id/katalog/index•php?p=resensi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *