HIBURAN MASA LALU DAN TRADISI LOKAL: Kumpulan Esai Seni, Budaya, dan Sejarah Indonesia

Buku ini seperti mengajak kita untuk “merenovasi” visi sejarah maupun visi kebudayaan manusia Indonesia masa kini dalam melihat masa lalu kita yang kemajemukannya kian jauh tergerus oleh lintasan berbagai sejarah (kolonialisme, modernisme, nasionalisme, globalisasi), dan rapuh untuk terkubur kian jauh dalam kegelapan wilayah masa lalu, cahayanya kian kita curi untuk menguasai “indonesia masa depan.”
– Afrizal Malna, penyair & pegiat seni

“Seorang bangsawan Sunda mendanai pembuatan film cerita pertama yang diproduksi di Hindia Belanda─yang kelak disebut film Indonesia. Seorang Belanda membuat film yang dilarang, karena dianggap menyinggung perasaan orang Sunda. Kisah-kisah tadi terekam dalam buku yang mencakup berbagai topik ini, antara lain teater, kesenian rakyat, sinematografi, arsitektur, dan spiritualisme. Sudut pandang penulisnya menunjukkan sebuah komitmen terhadap pengungkapan kebenaran dan pelestarian budaya.”
– Linda Christanty ─ sastrawan dan wartawan