Ibuku di Surga Pataba Press

Ibuku di Surga merupakan salah satu cerita yang ditulis oleh Koesalah Soebagyo Toer ketika mendekam dalam penjara Orde Baru di Salemba, Jakarta (1968-1978), di samping cerita Adik Tenara/Adhine Tentara (1996) yang terbit dalam bahasa Indonesia dan Jawa.

Novel ini melukiskan zaman pancaroba akhir penjajahan Belanda dan awal penjajahan Jepang berdasarkan sudut pandang seorang anak berusia 7-8 tahun. Sudut pandang anak-anak adalah sudut pandang filsuf.

Dengan penginderaan, perasaan, dan pemikiran yang masih jernih dan polos, ia mengamati sekitar, mempertanyakannya, dan menyimpulkan masalah-masalah yang terjadi, meskipun tentu tidak seperti rumusan orang dewasa. Meskipun demikian, justru sudut pandang anak-anak merupakan sudut pandang yang menarik. Dengan membaca buku ini, setidaknya pembaca dihadapkan pada potret alternatif sebuah masyarakat dan sejarah Indonesia.