Manusia Pengembara

Menurut Gabriel Marcel, manusia itu misteri bukan karena sedikitnya kebenaran dan makna yang terpancar darinya, melainkan karena pancaran kebenaran itu sangat banyak dan deras hingga menyilaukan mata.

Buku ini berbicara tentang tujuh pokok misteri manusia. Pertama, mengenai gejala bahasa yang merupakan salah satu kemampuan ajaib manusia. Bahasa erat terkait dengan pemahaman dan komunikasi. Kedua, tentang kerja manusia yang adalah sarana aktualisasi diri pada tataran sosial dan estetis. Ketiga, tentang misteri waktu. Manusia ada dalam waktu; dalam sejarah. Jadi, refleksi tentang waktu adalah refleksi tentang manusia yang menyejarah. Keempat, tentang dinamika kehendak manusia di mana manusia harus menjadi subjek atas kehendaknya sendiri. Bukan sebaliknya: manusia dipermainkan oleh pelbagai macam keinginannya sendiri. Kelima, tentang salah satu wujud hubungan antar manusia yaitu misteri kerinduan yang terdapat dalam struktur dasar cinta. Keenam, tentang gejala pengalaman mistik yang merupakan radikalisasi ke arah yang transenden dari dinamika iman, cinta, kerinduan dan harapan manusia akan Allah. Dan terakhir, misteri tentang fenomena paralelisme batin, yang merupakan salah satu kemampuan ajaib manusia untuk “mereka-reka” gelombang peristiwa masa depan.