MELAWAN TAKDIR ; Subjektivitas Promoedya Ananta Toer dalam Pespektif Psikoanalisis-Historis Slavoj Zizek

Buku ini menguraikan subjektivitas Pramoedya Ananta Toer dalam tindakannya menulis novel Perburuan. Tindakan itu bertujuan untuk membangun jarak dan melepaskan diri dari jerat yang Simbolik. Pembahasan terhadap Pramoedya dalam prespektif ini perlu dilakukan sebab beberapa penelitian terhadap Pram sebelumnya selalu melihat diri dan karyanya sebagai representasi dimensi simbolik tanpa memperhatikan fakta-fakta bahwa Pram juga menunjukkan penolakan frontal terhadap yang Simbolik itu.