MONUMENTAL JAVA : Sejarah Candi dan Monumen di Jawa

Candi-candi kuno Jawa adalah bukti fasih tentang kesadaran bawaan dari suatu di luar eksistensi duniawi yang menggerakkan manusia untuk mendamaikan asas kehidupan dengan pengorbanan di candi-candi yang sangat ilahi karena dapat dibangkitkan oleh tangan manusia. Rasa takut, bagaimanapun, terutama di mana Budhisme membentuk pemikiran mereka dengan maksud kontemplasi pada penyerapan diri, memasukkan sedikit agama ke dalam diri anak-anak kepualaun mutiara ini. Alam yang luar biasa indah menuntun mereka dan pekerjaan mereke; bahkan teror yang terinspirasi oleh energi kosmik yang berdenyut di bawah kaki mereka oleh pergolakan gunung berapi yang sering terjadi yang menghancurkan dan mematikan, yang menjanjikan sukacita baru, berkat seni sempurna dari para pembangun dan pematung candi, yang pemikiran jeniusnya, memahami dengan megah, merancang dengan berani dan menyelesaikan ornamen yang rumit, menekankan dengan sangat licik keagungan mulia namun indah dari lingkungan alami mereka. Mereka membuat ornamen citra yang Mahatinggi dalam aspek-aspek yang berbeda dan menciptkan atribut-atribut, yang bebas dari ketakutan hina yang mendominasi pemujaannya oleh orang-orang dari wilayah lain, yang gagasan tentang Semua-Kekuatan lebih merupakan salah sati pembalsan daripada Semua-Kecukupan. Mereka hidup dan bermeditasi dan menempa diri, untuk menunjukkan mentalitas mereka pada dunia material yang diberikan untuk dimanfaatkan; dan karena itu mereka menciptkan keajaiban keindahan, mengembangkan sebuah arsitektur yang sepenuhnya dimiliki oleh tanah subur mereka di bawah langit biru yang cerah, dalam cahaya cemerlang matahari mereka.