SEJARAH POLIGAMI ; Analisis Wacana Foucauldian Atas Poligami di Jawa

Buku ini mengkaji bagaimana poligami mulai dibicarakan sebagai efek persentuhan masyarakat Jawa dengan kolonialisme dengan menganalisis wacana mengenai poligami. Buku ini fokus pada dua pertanyaan; apa saja monumen kelahiran dan pergeseran wacana poligami di Jawa secara arkeologis? Bagaimana kuasa/pengetahuan bekerja terkait kelahiran dan pergeseran wacana poligami di Jawa secara arkeologis?

Menggunakan arkeologi Foucauldian, buku ini menunjukkan bahwa terdapat diskontinuitas dalam sejarah poligami. Terdapat perbedaan subjek Jawa dalam membicarakan perkawinan sebagai bagian dari formasi wacana poligami, pra-kolonialisme dan pasca-kolonialisme. Poligami pada momen pra-kolonialisme dipraktikkan sebagai suatu bentuk strategi sosial, di mana pilihan individu tidak terlalu dibicarakan saat itu. Poligami adalah bentuk transaksi kuasa yang bermakna politis. Sedangkan pada momen kolonialisme, kuasa/pengetahuan kolonial membentuk subjek Jawa dengan pengetahuan baru melalui pendidikan dan regulasi via institusi modern yang dibentuk oleh pemerintahan kolonial. Masyarakat Jawa diperkenalkan dengan modernisme, yang kemudian menjadi suluh perlawanan terhadap poligami. Hal yang terus bertahan hingga saat ini.