ANALISIS WACANA TEORI DAN METODE

Sekarang ini, istilah wacana sedang hangat dibicarakan, baik dalam berbagai perdebatan maupun teks ilmiah. Tapi pengunaannya senbarangan saja, bahkan sering tanpa didefinisikan terlebih dahulu. Akibatnya, konsep wacana menjadi taksa, maknanya menjadi kabur, atau penggunaan maknanya secara berbeda dalam konteks-konteks yang berbeda.

Kebanyakan kasus yang mendasari penggunaan kata wacana adalah gagasan umum bahwa bahasa ditata menurut pol-pola yang berbeda yang diikuti oleh ujaran para pengguna bahasa ketika mereka ambil bagian dalam domain-domain kehidupan sosial yang berbeda, misalnya dalam domain wacana medis dan wacana politik.
Dengan demikian analisis wacana merupakan analisis atas pola-pola tersebut.

Meskipun Demikian definisi berdasarkan akal sehat seperti ini tidak banyak membantu menjelaskan apa sesungguhnya wacana itu, bagaimana wacana itu berfungsi , atau bagaimana cara menganalisisnya. Dengan demikian, harus dicari teori-teori dan metode-metode analisis wacana yang lebih canggih.

Buku ini memperkenalkan tiga pendekatan yang berbeda pada analisis wacana konstruksionis sosial, yakni teori wacana Ernesto Laclau dan Chantal Mouffe, analisis wacana kritis, dan psikologi kewacanaan. Teori dan metode tersebut bias diterapkan untuk menganalisis banyak domain sosial yang berbeda, termasuk organisasi-organisasi dan lembaga-lembaga.