Identitas

Aku menguntitmu kemana-mana
Seperti mata-mata
Kau cantik, cantik sekali

Sebuah surat dari sosok tak dikenal mengagetkan Chantal. Tanpa alamat, tanpa perangko. Sebersit perasaan tidak senang menyergapnya. Seseorang sedang menarik perhatiannya, memasuki kehidupannya. Dan ia tidak begitu suka. Lagipula ia tidak punya cukup energi untuk memberi semacam perhatian.

Namun di tengah kehidupannya yang digelayuti pikiran akan kematian dan perasaan ‘tak ada lagi lelaki yang menoleh kepadanya’ , surat itu memercikkan sedikit suasana berbeda. la sembunyikan surat itu dari Jean-Marc, ia taruh dalam lemari pakaiannya, di bawah lipatan pakaian dalamnya. Sampai saat itu tiba, saat di mana mereka merasa asing satu sama Iain, tercemburui, terkhianati.

Dipenuhi percakapan dan refleksi cerdas tentang cinta, kematian dan persahabatan, novel yang terpilih sebagai New York Times Notable Book 1998 ini berkisah tentang pasangan yang gagal memahami satu sama lain, hingga identitas mereka serasa menguap dan keraguan menguasai diri masingmasing. Sebuah situasi yang tidak jarang menimpa kita dan pandangan kita.