Categories
Bahasa & Sastra

Iblis Tidak Pernah Mati

Kumpulan cerpen Iblis Tidak Pernah Mati pertama kali terbit pada 1999. Isinya ditulis dari 1994 sampai 1999. Kronologi penulisan cerita-cerita dalam buku ini melalui momen historis kerusuhan massal Mei 1998 seputar lengsernya Suharto, rangkaian peristiwa yang menjadi penanda peralihan zaman. Seno Gumira Ajidarma meyakini bahwa, sebenarnya iblis itu ada pada diri manusia. Meski Tuhan tidak […]

Categories
Bahasa & Sastra

Senyum Karyamin

Kumpulan cerita pendek ini berisi 13 cerpen Ahmad Tohari yang ditulis antara tahun 1976 dan 1986. seperti dalam karya-karya terdahulu, dalam kumpulan ini pun Tohari menyajikan kehidupan pedesaan dan kehidupan orang-orang kecil yang lugu dan sederhana dan bagaimana dikatakan dalam prakata kekuatan Tohari terletak pada latar alam pedesaan yang serat dengan dunia flora dan fauna. […]

Categories
Bahasa & Sastra

Di Kaki Bukit Cibalak

Perubahan yang mendasar mulai merambah Desa Tanggir pada tahun 1970-an. Suara orang menumbuk padi hilang, digantikan suara mesin kilang padi. Kerbau dan sapi pun dijual karena tenaganya sudah digantikan traktor. Sementara, di desa yang sedang berubah itu muncul kemelut akibat pemilihan kepala desa yang tidak jujur. Pambudi, pemuda Tanggir yang bermaksud menyelamatkan desanya dari kecurangan […]

Categories
Bahasa & Sastra

Karya Lengkap Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi Jilid 1: Kisah Pelayaran Abdullah ke Kelantan, Kisah Pelayaran Abdullah ke Mekah

Mungkin ada bakal pembaca yang terdorong untuk bertanya: “Karya Abdullah Munsyi? Itu bukankah sastra Malaysia? Abdullah itu bukan orang Indonesia.” Pandangan demikian jelas anakronistis: perbatasan politik sekarang diproyeksikan pada abad ke-19, padahal pemisahan dalam pengkajian sastra antara wilayah yang sekarang menjadi Indonesia dan Malaysia artifisial semata-mata. Sebagaimana Raja Ali Haji tidak asing sebagai tokoh sastra […]

Categories
Bahasa & Sastra

Karya Lengkap Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi, Jilid 2: Puisi dan Ceretera

Karya Lengkap Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi jilid ke-2 menampilkan dua syair dan tiga prosa. Dua syair ini adalah Syair Singapura Terbakar Api dan Syair Kampung Gelam Terbakar. Prosa yang ditampilkan dalam buku ini adalah dua versi Ceretera Kapal Asap dan Ceretera Haji Sabar Ali. Dua syair yang diangkat memang memaparkan kejadian yang sama, namun […]

Categories
Bahasa & Sastra

Cerita Cinta Enrico

Cerita Cinta Enrico adalah kisah nyata seorang anak yang lahir bersamaan dengan Pemberontakan PRRI. Ia menjadi bayi gerilya sejak usia satu hari. Kerabatnya tak lepas dari Peristiwa ’65. Ia menjadi aktivis di ITB pada era Orde Baru, sebelum gerakan mahasiswa dipatahkan. Merasa dikebiri rezim, ia merindukan tumbangnya Soeharto. Akhirnya ia melihat perempuan yang menghadirkan kembali […]

Categories
Bahasa & Sastra

Cerita Pendek tentang Cerita Cinta Pendek

Jangan mencari kisah cinta yang berakhir happy ending di dalam buku ini. Cinta dilukiskan Djenar sebagai sesuatu yang memiliki banyak segi dan banyak arah. Para pelakunya pun bukan seperti Cinderella dan pangeran tampan. Mereka adalah karakter yang berkutat dengan kegetiran. Tokoh-tokoh perempuannya adalah steel magnolia yang mengakhiri kisah cinta tidak dengan kalimat… and they live […]

Categories
Bahasa & Sastra

Cinta Tak Pernah Sia-Sia

Sebuah perjalanan dan proses kreatif sebagai penulis cerpen di Kompas Minggu selama 27 tahun. — SEBAGAI AHLI WARIS PELBAGAI KHAZANAH SASTRA DUNIA, Agus Noor sangat berani mengeksplorasi gaya. Mulai dengan siasat estetis di zaman Orde baru, sampai menolak untuk didefinisikan ketika menulis cerpen dengan berbagai gaya: surealis, absurd, populer, bahkan metropop. Baginya, menulis bukan semata-mata […]

Categories
Bahasa & Sastra

Corat-Coret di Toilet

AKU TAK PERCAYA BAPAK-BAPAK ANGGOTA DEWAN, AKU LEBIH PERCAYA KEPADA DINDING TOILET, Merupakan kisah tentang berbagai macam reaksi mahasiswa terhadap situasi pemerintahan yang terekam di toilet, mengingat kebebasan berpendapat menjadi sangat mahal ditengah gemuruh politik yang sedang terjadi pada saat itu, sehingga dinding toilet pun dijadikan media menyalurkan aspirasi yang tertahan. Tulisan yang dirangkum dalam […]