SENI MANUBILIS: Semsar Siahaan 1952-2005

Dalam pesatnya arus informasi yang menembus jarak geografis, ingatan-ingatan manusia tidak lagi melulu dipacu oleh kesaksian langsung atas peristiwa yang terjadi, tetapi, oleh kemajuan teknologi komunikasi visual yang semakin cangkih. Buku, sebagai cetakan di atas kertas menjadi barang yang semakin langka dan mulai tergeser keberadaannya oleh buku elektronik, oleh karena semakin menipisnya jumlah hutan yang harus dijaga produksi kayunya. Oleh sebab itu, menerbitkan buku adalah pengambilan keputusan istimewa, yang akan selalu dibayangi oleh kesadaran zaman dan lingkungan, dan harus dibayar dengan buku yang tidak biasa. Maka, ketika Jakarta Biennale 2017 memutuskan untuk menerbitkan buku Semsar Siahaan, …