HIBURAN MASA LALU DAN TRADISI LOKAL: Kumpulan Esai Seni, Budaya, dan Sejarah Indonesia
“Buku ini seperti mengajak kita untuk “merenovasi” visi sejarah maupun visi kebudayaan manusia Indonesia masa kini dalam melihat masa lalu
“Buku ini seperti mengajak kita untuk “merenovasi” visi sejarah maupun visi kebudayaan manusia Indonesia masa kini dalam melihat masa lalu
Sebagai ‘idola’ negara dunia ketiga, wacana postkolonial dipahami sebagai pemikiran yang memberi ‘daya emansipasi’ terhadap warga terjajah. Wacana ini digadang-gadang
Sekolah itu Candu merupakan kumpulan tulisan Roem Topatimasang sekitar tahun 70-an, yang kala itu mahasiswa di IKIP Bandung (1976-1980), itupun
Buku ini berisi pemaknaan-pemaknaan yang berbeda tentang kebudayaan di era postmodernisme, distorsi-distorsi yang menyebabkan kebudayaan mengalami krisis akut, terjadinya perang
Perselisihan yang dipicu oleh masalah agama kini mengancam kehidupan kita. Sejarah peradaban dan kemanusiaan hancur ketika kobaran kebencian merasuki perasaan
Buku ini merupakan sebuah analisis sistematis dan kritis atas Teori Diskursus Habermas dan model demokrasi deliberatif-nya. Setelah mengantar ke dalam
Istilah kapitalisme dikembangkan pada abad ke-19 oleh pemikir sosialis Prancis seperti Proudhon, Pierre Leroux atau Blanqui. Mereka mengindikasikan bahwa sistem
Ketakberdayaan atas dominasi struktur ekonomi-politik yang ada, telah semakin menjadikan komunikasi sebagai perilaku pada aktor sosial yang berkiblat pada rasionalitas
Mengapa perhatian terhadap budaya komunikasi dan budaya media menjadi mendesak untuk diangkat? Mengapa kritik terhadap budaya komunikasi perlu dihidupkan saat
Ketika kemodernan telah beramai-ramai dianggap sebagai sebentuk kezaliman, dan kritik atas kemodernan sebagaimana tampil dalam berbagai bentuk postmodernisme telah dianggap
Dalam pengertian “kebudayaan” sebagai “praktik penandaan” (atau “praktik pemaknaan”), terdapat dua hal penting: pertama, setiap “praktik penandaan” sebenarnya adalah satu
Dalam buku ini penulis telah sungguh-sungguh terhadap pandangan bahwa monograf dalam seri mereka untuk menggabungkan deskripsi etnografis dasar dengan pertimbangan
“Apa yang kita alami sekarang adalah hilangnya acuan bagi segala sesuatu. Yang ada hanyalah simulakra. Semua yang nyata kini menjadi
Kehadiran buku ini pada awalnya hanya karena penulis sekedar ingin tahu apa-apa yang terbaru dari Teori Sosiologinya George Ritzer, karena
Di sini, garis batas antara entertainment dan persuasi semakin kabur. Kekaburan batas ini bisa memperlancar atau menghambat perubahan sikap, kepercayaan,
Klaim sentral teori-teori Habermas adalah lembaga-lembaga mestinya didasarkan pada penggunaan secara komunikatif rasionalitas manusia, sebab dari intuisi-intuisi moral kita terhadap
Buku kritis ini meneliti dan mengembangkan persoalan-persoalan fragmentasi sosial-politik-kultural yang merunyaki kehidupan masyarakat Papua kontemporer. Dielaborasi dengan perspektif emansipatoris dan
Tak terelakkan bahwa setiap bentuk tradisi seni pertunjukan dapat bergerak dari tradisi yang satu ke tradisi yang lainnya, atau gabungan
Buku berjudul Politik Multikulturalisme, Menggugat Realitas Kebangsaan yang dieditori oleh Robert W. Hefner, ini memotret kehidupan masyarakat pluralis di tiga
Mochtar Lubis adalah seorang pemimpin redaksi, pengarang, dan tokoh budaya Indonesia yang paling dikenal, baik di tingkat nasional, regional, maupun