NEO MARXISME ANTROPOLOGI ; Studi Kritis Ekonomi Politik
Ketika kita membaca uraian-uraian cemerlang dalam buku ini, kita bagaikan orang yang terkutuk: kita dibikin terkesima pada ikhtiar revolusioner para
Ketika kita membaca uraian-uraian cemerlang dalam buku ini, kita bagaikan orang yang terkutuk: kita dibikin terkesima pada ikhtiar revolusioner para
Manusia memperoleh kesadaran lewat sebuah proses yang panjahg dan susah payah, melewati abad-abad taț tercatat . hingga sampai pada status
Buku Sekolah Biasa Saja merupakan catatan Toto Rahardjo yang didukung para sahabat dan fasilitator Sanggar Anak Alam (SALAM). Buku ini
“Fasisme mempunyai wajah yang penuh teka-teki karena ia menampakkan sisi-sisi yang saling mengimbangi. la menegaskan Otoriterisme dan mengorganisasi pernberontakan. la
Akhir-akhir ini di Indonesia, etika publik banyak dibicarakan. Ada kesan etika publik disamakan dengan etika politik. Ada pula yang mengira
Dalam hipotesisnya yang, boleh disebut, ateistik-brutal, Sigmund Freud berlabuh pada kesimpulan ekstrem bahwa simbol-simbol dan ritual-ritual agama, dan tentunya juga
Kini, miskin tidak hanya menjadi obyek belas kasihan, melainkan juga obyek komoditas! Televisi menjadi lapaknya. Sebagai suatu teknologi, televisi tak
Setidak-tidaknya ada dua ‘semangat zaman’ (Zeitgeist) yang membangun cultural studies sebagai sebuah kecenderungan pemikiran, yaitu modernisme dan posmodernisme. Pada fase
“Ilmu Komunikasi Telah Mati! Seruan ini dikumandangkan tepat ketika ilmu komunikasi sedang berada di puncak kejayaannya. Seruan ini tak pelak
Postmodernisme bukan hanua menjadi antitesa modernisme, melainkan juga “alternatif spiritual” di tengah tandusnya hutan-hutan agama. Lepas dari keragaman cara mempertemukan
“Buku ini mengubah cara orang memahami televisi. Untuk pertama kalinya, seorang kritikus, sejarawan, dan pakar cultural studies yang terkemuka membahas
Menelusuri sudut demi sudut dunia—menjelajahi ruang demi ruangnya, menelusuri liku demi liku jejaringnya, membaca tanda demi tandanya, mengikuti jejak demi
Sekarang ini, istilah wacana sedang hangat dibicarakan, baik dalam berbagai perdebatan maupun teks ilmiah. Tapi pengunaannya senbarangan saja, bahkan sering
Pada abad ke-20 (sekarang abad 21) ini, perhatian dunia terhadap agama amat besar; sebaliknya, dogmatisme atau kepercayaan yang mutlak terhadap
Radio ibarat ruang terbuka yang tidak pernah sepi dari aktivitas, bukan hanya—meminjam istilah Bertolt Brecht—the theatre of mind, namun juga
Humanisme dalam Islam tidak ditulis sekedar karena rasa simpati terhadap umat Islam, akan tetapi juga karena bukti-bukti sejarah: peradaban (Civilisation)
Konon, investigasi itu seperti seks. Sebagian orang lebih suka langsung mempraktikkannya daripada berlama-lama membicarakan teorinya. Buku ini tak membuang-buang waktu
Bagi siapa saja yang membaca artikel-artikel ini mungkin akan mempunyai gambaran tentang keadaan yang dialami Marx ketika sedang bekerja, sedang
Buku yang komprehensif lagi cemerlang ini membedah topik sentral tentang silabus kajian media mutakhir contoh-contoh yang membantu, buku ini menjelaskan
“Media berita sangat membutuhkan sistem keuangan yang lengas untuk memproduksi berita, sedangkan publik membutuhkan media yang beritanya dapat dipercaya. Kooperasi