Kondisi Kebebasan: Liberalisme Klasik F. A. Hayek
Bagi saya pribadi buku ini adalah pengantar untuk mengenal pemikiran liberal dari semua buku yang pernah saya baca. Dan memang
Bagi saya pribadi buku ini adalah pengantar untuk mengenal pemikiran liberal dari semua buku yang pernah saya baca. Dan memang
Katanya bangsa ini dikenal sebagai bangsa yang ummat Islamnya paling besar. Sebagian isi khutbah selalu memberi pengumuman semacam itu. Meski
Tidak ada figur yang dianggap lebih besar ketimbang penulis dalam pemikiran Marxis di Barat selama tahun 1960an sampai 1970an, dekade
Buku pertama Reza Aslan, “No god but God – The Origins, Evolution, and Future of Islam” (diterjemahkan menjadi Benturan Monotheisme
Sejarah memang cukup luas. Namun bagi sejarawan dan pendidik sejarah, sejarah gagasan belum banyak dikaji dan dibahas. Manusia sejak zaman
Jika Anda merasa asing dengan filsafat, mungkin Anda bertanya apakah filsafat itu? Filsafat adalah suatu cabang ilmu yang menggunakan akal
Dari Semua buku yang diterbitkan sejauh ini dalam abad ini, yang paling terjamin untuk dibaca seratus tahun dari sekarang adalah
Buku Filsafat Barat Kontemporer ini adalah Jilid II yang secara khusus membahas pemikiran fi lsafat di wilayah Prancis. Sebelumnya, pada
Mencari mati syahid menjadi prinsip suci para pelaku bom bunuh diri. Mereka adalah penganut doktrin istisyhad yang memegang kuat keyakinan
Untuk melenaah filsafat, mutlak memahami bahasa-bahasa yang berada di ranah kebudayaan, ranah yang memuat pemikiran atau filsafat. Prinsipnya, kita harus
Buku yang sangat menarik karena cerita ini fakta terjadi oleh mahasiswa yang bernama Ed Husain tentang pengalamannya ketika masuk Hizbut
Jika ingin menempatkan seorang cendekiawan, apakah ia seorang ‘cendekiawan pembebas’ atau bukan, tengoklah pandangannya mengenai kedudukan perempuan. Mengapa? Karena perempuan
Maraknya kajian wacana dalam pemikiran kontemporer tidak hanya mengindikasikan suatu tema penting filsafat abad ke-20, namun juga suatu kebutuhan yang
Ketika kita membaca uraian-uraian cemerlang dalam buku ini, kita bagaikan orang yang terkutuk: kita dibikin terkesima pada ikhtiar revolusioner para
Manusia memperoleh kesadaran lewat sebuah proses yang panjahg dan susah payah, melewati abad-abad taț tercatat . hingga sampai pada status
“Fasisme mempunyai wajah yang penuh teka-teki karena ia menampakkan sisi-sisi yang saling mengimbangi. la menegaskan Otoriterisme dan mengorganisasi pernberontakan. la
Dalam hipotesisnya yang, boleh disebut, ateistik-brutal, Sigmund Freud berlabuh pada kesimpulan ekstrem bahwa simbol-simbol dan ritual-ritual agama, dan tentunya juga
Setidak-tidaknya ada dua ‘semangat zaman’ (Zeitgeist) yang membangun cultural studies sebagai sebuah kecenderungan pemikiran, yaitu modernisme dan posmodernisme. Pada fase
Postmodernisme bukan hanua menjadi antitesa modernisme, melainkan juga “alternatif spiritual” di tengah tandusnya hutan-hutan agama. Lepas dari keragaman cara mempertemukan
Menelusuri sudut demi sudut dunia—menjelajahi ruang demi ruangnya, menelusuri liku demi liku jejaringnya, membaca tanda demi tandanya, mengikuti jejak demi