Jasa Desain Logo Professional di Kota Bandung
Jasa Desain Logo Professional di Kota Bandung – Saat ini banyaknya orang-orang mulai melek internet sehingga menimbulkan banyaknya bisnis yang
Jasa Desain Logo Professional di Kota Bandung – Saat ini banyaknya orang-orang mulai melek internet sehingga menimbulkan banyaknya bisnis yang
Buku ini ingin berbicara bagaimana modernitas terjadi secara bertahap melewati berbagai revolusi yang masing-masing mentransformasi salah satu aspek kehidupan pokok
Ketika negara Republik Indonesia ini belum lahir, penduduk yang mendiami bumi nusantara ini sudah memiliki kebebasan untuk memilih pekerjaan sesuai
Demokrasi kita yang dikendalikan oligarki itu berskandal. Mengapa? Pertama, alih-alih mengokohkan solidaritas, demokrasi kita membiarkan ekspansi pasar yang justru merusak
BURU, sebuah pulau yang menyimpan kisah keterasingan dan ketertindasan. Pulau tempat orang-orang (yang dituduh) PCI diisolasi sekaligus diperbudak oleh rezim
Sebagai pemikir sosial dan budayawan, Dr. Kuntowijoyo selalu serius dan bertanggung jawab. Karya-karya pemikirannya yang terkumpul dalam buku ini menunjukkan
Sobron Aidit mendengar informasi adanya perlakuan ekstrem atas buku-buku yang diberedel oleh pemerintah Orde Baru dari salah seorang temannya. Pemikiran-pemikiran
Strategi bukan monopoli militer, walaupun pada awalnya memang begitu. Istilah “strategi” kini sudah menjadi umum. Begitu ‘terlepas’ dari batasan medan
Rangkaian kekerasan massal terhadap kaum yang di cap Kiri di Indonesia pada pertengahan tahun 1960-an sepertinya masih belum mendapatkan ruang
“Salah satu anggapan dasar buku ini adalah bahwa adat memiliki kaidah dan nilai-nilai yang lebih adil dan berkelanjutan dibanding janji-janji
“Saya tolak dengan tegas ide otonomi itu. Saya hanya urus Papua Merdeka. Itu sesua dengan mandat yang saya terima….” –
Kata advokasi pada era rezim otoriter Orde Baru pernah menjadi kata yang menakutkan, kata yang paling diwaspadai oleh para penguasa
“Kami bicara otonomi khusus, harus dijelaskan apanya yang khusus… Untuk itu hukum sementara ini lagi terpasung dan yang muncul adalah
Suatu ketika penulis buku ini ditanya dalam bahasa Sunda oleh seorang tokoh petani Badega, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang baru
Timor Timur merdeka dari Indonesia setelah mereka menentukan nasib sendiri dengan referendum pada 30 Agustus 1999. Kemerdekaan yang berdarah-darah. Puncaknya
Pencaplokan lahan besar-besaran, harga-harga bahan pangan yang terus melambung, dan perlombaan menguasai sumber-sumber pasokan yang kian langka. Masih sanggupkah sektor
Pilihan rakyat Timor Timur untuk memisahkan diri dari Indonesia pada 30 Agustus 1998 sudah final. mereka memilih merdeka dan berdaulat.
Buku ini terutama berisi tema-tema refleksi kegiatan dari tahapan rekonstruksi historis yang obyektif yakni: rakyat sebagai pelaku utama perubahan, kerja-kerja
Pembantaian dan pemenjaraan massal yang terjadi pasca peristiwa G 30 S 1965 merupakan sejarah kelam bangsa Indonesia. Saat itu, banjir
“Berbasis pada kekayaan data dan ketaiaman analisis yang sangat kuat buku ini menggambarkan bahwa demokrasi Indonesia pasca 1998 memperlihatkan relasi