Perempuan Di Titik Nol
Dari balik sel penjara, Firdaus — yang divonis gantung karena telah membunuh seorang germo — mengisahkan liku-liku kehidupannya. Dari sejak
Dari balik sel penjara, Firdaus — yang divonis gantung karena telah membunuh seorang germo — mengisahkan liku-liku kehidupannya. Dari sejak
Filsafat kontemporer tengah dilanda krisis. Hegemoni pascamodernisme selama nyaris setengah abad kian memudar hari-hari ini. Ungkapan-ungkapan seperti ‘tak ada sesuatupun
Novel ini ber-genre satir surealis. Premis ceritanya ialah seoarng perempuan yang bekerja di balai arkeologi menghilang tanpa jejak, atau diduga
Sejak awal kelahirannya, teori kritis telah menyita perhatian sejumlah pakar ilmu-ilmu sosial, budaya, dan politik. Sebagai sebuah cabang pemikiran kontemporer,
Dalam tangan ibunya, seorang menteri pemerintah melukiskan suatu pertemuan secara kebetulan dengan seorang pegawai bawahan, seorang perempuan, yang tidak akan
Buku ini berupaya untuk menyajikan pandangan utuh atas fokus perhatian Gramsci. Belajar dari kekalahan kelas buruh perhatian Gramsci terarah pada
Dengan memberontak melawan rintangan-rintangan dari keluarga dan masyarakat seorang perempuan muda bangsa Mesir memutuskan untuk studi ilmu kedokteran, dan menjadi
Facebook telah mengupdate peraturannya sehingga ada beberapa item yang tidak boleh diiklankan di facebook. Sebenarnya Memasang iklan di Facebook itu
Sejak dulu banyak orang menganggap kajian ilmiah terhadap agama sebagai sesuatu yang absurd dan tidak menyenangkan. Menurut Ninian Smart, disebut
The Age of Reason adalah novel pertama Sartre dalam trilogi Road to Freedom yang monumental. Novel ini berkisah tentang Mathieu,
Kebudayaan tidak akan pernah berakhir sampai kapanpun. Selama manusia masih ada dan hidup di alam semesta ciptaan Tuhan ini, selama
Indonesia memang eksotik karena keragaman budayanya namun Indonesia menghadapi berbagai persoalan dengan keberagaman itu berbagai telaah dan kajian tentang budaya
Seyyed Hossein Nasr, guru besar studi keislaman di berbagai perguruan tinggi terkenal di Barat, menunjukkan bahwa tudingan para orientalis terhadap
“Apakah yang terasa jika kita membaca tulisan Mochtar Lubis? Menurut saya: kedekatan, kepedulian tinggi, dan adanya rasa immediacy. Judul-judul cerita
Filsafat, bagi sebagian orang mungkin adalah dunia yang sangat menyeramkan, sangat sulit untuk dipahami. Tak jarang orang yang mengklaim bahwa
Maut dan Cinta, Novel ini akan membawa para pembaca kembali ke tahun-tahun revolusi kemerdekaan Indonesia, ketika rakyat Indonesia harus mengangkat
Bab pertama buku ini membahas asal-usul istilah filsafat, cabang-cabang, metodalogi, kaitan filsafaf dengan ilmu-ilmu lain, manfaat dan alasan mengapa orang
Dalam novel Senja di Jakarta, Mochtar Lubis menyayat kehidupan politik dan sosial di Jakarta selama kurun waktu 1950-an. Dengan kejernihan
Persoalan-Persoalan Filsafat Agama – Dominannya perilaku destruktif yang diperagakan sebagian besar umat manusia dalam realitas fenomena saat ini mengundang tanya:
Jakarta selama bulan-bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, adalah kota yang dicekam ketegangan. Ketegangan antara kelompok pemuda-pemuda