Islam, Doktrin, dan Isu-isu Kontemporer
“Di tengah alam yang luas Kami saksikan tamsil yang jelas … Tuhan, benarkah kami Khalifah-Mu di atas bumi?” … D.
“Di tengah alam yang luas Kami saksikan tamsil yang jelas … Tuhan, benarkah kami Khalifah-Mu di atas bumi?” … D.
Apa hubungan antara politik dan sastra serta, pada umumnya, kebudayaan? Dalam Finks, Joel Whitney menjawabnya melalui sorotannya terhadap kelindan antara
“Para ahli hukum Islam sepakat bahwa sasaran akhir dari setiap hukum Islam adalah tercapainya kemasalahatan umum. Kemaslahatan di sini dapat
Sejarah lokal–yaitu keping-keping sejaeah nasional Indonesia–dapat digali dari berbagai sumber, antara lain dari naskah-naskah kuno dalam beberapa bahasa daerah. Rupanya,
Salah satu karakter yang harus dimiliki oleh individu dalam meningkatkan pendapatan (income) adalah dengan dimilikinya etos kerja yang tinggi pada
Buku karya sosiolog Jepang yang ditulis berdasarkan penelitian tentang seluk-beluk Islam di Indonesia selama lebih dari satu dekade. Berisi hasil
Pergantian abad dan milenium secara alamiah bukanlah fenomena spesifik. Saat itu tetap saja dindai dengan tenggelamnya Matahari. Namun bagi sejarah
Agama memiliki dua kekuatan utama, yaitu sebagai faktor kekuatan daya penyatu (centripetal) dan faktor kekuatan daya pemecah belah (centrifugal). Ada
Buku ini disusun sebagai bagian dari sejarah sastra Indonesia, terutama periode 1950-1965, dengan mendasarkan pada keadaan kesastraan Indonesia pada masa
Umberto Eco – Novelis, pakar semiotika, dan kritikus budaya yang luar biasa – dalam buku Tamasya dalam Hiperealitas memperlihatkan kecerdasan,
Peranan sastra, sastrawan, dan tokoh sastra dalam kehidupan kadang dipertanyakan, terutama saat negara sibuk dengan pembangunan ekonomi. Para penguasa sering
Bunga rampai teologis ini berbica tentang Bahasa Teologi, Praksis Teologi, dan Praksis Komunitas Post Modern. Tulisan-tulisan yang tersaji dalam bunga
Dalam konteks akidah atau keimanan yang Islami, persoalan neraka, sekalipun rumit, hanyalah sub bagian dari prinsip Hari akhir. Selain soal
Relasi buku dan negara adalah topik yang kerap muncul dalam buku ini. Terutama, ketegangan antara bagaimana negara telah memosisikan buku,
Apakah Sahabat tahu bahwasanya kegemilangan yang dicapai umat Islam itu adalah pada masa dinasti Abbasiyyah? Yang ternyata hal ini dimanfaatkan
Lisan dan Tulisan bukan semata soal media, sarana, yang dipakai untuk berkomunikasi, lalu yang satu menggeser dan menggantikan yang lain.
Etnis Tionghoa di Indonesia telah dipersepsikan sebagai biang kerok dari segala permasalahan. Ketidaksenangan itu meledak ketika terjadi pertukaran atau pergeseran
“Hanya kaum yang berbudi luhur mampu memiliki kebebasan. Ketika bangsa-bangsa berubah menjadi korup dan bengis, mereka semakin membutuhkan para penguasa.”
Baik golongan penganut Darwin, maupun para dogmatici mengabdi pada kesalahan. Kesalahan para penganut Darwin terletak di dalam kekurangan alat-alat pembuktiannya.
Setahun lalu, saat Musyawarah Kampung Buku Jogja diadakan, Gusmuh dengan lantang berujar bahwa komunitas peresensi di Yogya yang pernah subur